
Rasanya belum lama aku datang ke ruangan majorku dengan mata sembab yang masih diisi air mata setelah “tragedy” yang aku alamin. beliau bilang -- aku boleh merasa terpuruk dan sedih tapi ngga boleh lama-lama, biarin orang bilang apapun, ngga usah takut dan bilang “I DON’T CARE.”







